## Gugur Karena Hal Sepele di Tahap Akhir Perjalanan menjadi ASN tidak berhenti setelah Anda menembus passing grade SKD. Di tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), terdapat Tes Kesehatan (Rikkes) dan Tes Kesamaptaan (Fisik) yang kerap menggugurkan peserta. Instansi seperti Kemenkumham, Kejaksaan, atau Badan Intelijen Negara (BIN) menerapkan standar medis yang cukup ketat.
## Kebugaran Tidak Bisa Dibangun Semalam Banyak pelamar baru mulai jogging H-3 sebelum jadwal tes fisik. Akibatnya, otot kram dan tekanan darah justru melonjak saat diperiksa dokter. Persiapan fisik membutuhkan waktu, setidaknya dimulai dari bulan Maret ini.
## Fokus pada Nutrisi dan Kesehatan Alami Menjaga pola makan dan kesehatan alami sangat krusial menjelang tes.
Perbaiki Diet Harian: Kurangi asupan gula berlebih dan gorengan yang bisa mempengaruhi profil lipid darah (kolesterol) saat pemeriksaan laboratorium. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan protein tanpa lemak.
Kelola Berat Badan Ideal: Panitia akan mengukur Body Mass Index (BMI) Anda. Obesitas tingkat lanjut seringkali masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena dianggap berisiko tinggi terhadap penyakit metabolik.
Kesehatan Mata dan Gigi: Mulailah mengurangi screen time di tempat gelap agar mata tidak cepat lelah (minus bertambah), dan jadwalkan kunjungan ke dokter gigi untuk membersihkan karang gigi (scaling) atau menambal karies kecil.
Kesehatan adalah aset utama Anda. Jaga tubuh Anda agar siap bertempur di lapangan!
.jpg)